Kesalahan Umum Saat Membeli MacBook Second (dan Cara Menghindarinya)

MacBook second menjadi pilihan cerdas bagi banyak orang karena menawarkan performa tinggi dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan unit baru. Namun, di balik harga yang menggiurkan, ada sejumlah kesalahan umum saat membeli MacBook second yang sering dilakukan pembeli, terutama pemula.

Tanpa pengetahuan yang cukup, risiko seperti baterai drop, iCloud terkunci, hingga unit bekas ex-kantor bisa merugikan. Artikel ini akan membahas kesalahan paling sering terjadi saat membeli MacBook second dan cara menghindarinya, agar kamu mendapatkan unit yang aman, awet, dan layak pakai.


1. Tidak Mengecek Status iCloud & MDM

❌ Kesalahan:

Banyak pembeli hanya fokus pada kondisi fisik dan harga murah, tanpa memastikan apakah MacBook masih terhubung ke iCloud lama atau memiliki MDM (Mobile Device Management).

⚠️ Risikonya:

  • MacBook bisa terkunci kapan saja
  • Tidak bisa reset atau update macOS
  • Berpotensi tidak bisa digunakan permanen

✅ Cara Menghindarinya:

  • Pastikan MacBook sudah logout iCloud
  • Cek menu Profiles / Device Management
  • Beli di toko yang menjamin iCloud & MDM aman

Di iSupply, setiap unit dipastikan 100% iCloud clean & non-MDM sebelum dijual.


2. Mengabaikan Kondisi Baterai dan Battery Cycle

❌ Kesalahan:

Tidak mengecek battery cycle count dan kesehatan baterai.

⚠️ Risikonya:

  • Baterai cepat habis
  • Harus ganti baterai dalam waktu dekat (biaya tambahan)

✅ Cara Menghindarinya:

  • Cek Battery Health & Cycle Count
  • Idealnya cycle masih di bawah 500–700
  • Tanyakan apakah baterai original / sudah diganti

3. Tergiur Harga Terlalu Murah

❌ Kesalahan:

Langsung membeli karena harga jauh di bawah pasaran tanpa mempertanyakan alasannya.

⚠️ Risikonya:

  • Unit ex-kantor berat
  • Komponen sudah diganti
  • Risiko iCloud / MDM
  • Kondisi internal tidak sehat

✅ Cara Menghindarinya:

  • Bandingkan harga pasar
  • Waspada jika selisih terlalu jauh
  • Pilih toko yang transparan soal kondisi unit

Ingat, MacBook second yang bagus pasti punya harga yang masuk akal.


4. Tidak Memahami Kebutuhan Spesifikasi

❌ Kesalahan:

Membeli MacBook hanya berdasarkan model atau tampilan, tanpa menyesuaikan kebutuhan.

⚠️ Risikonya:

  • Lemot saat multitasking
  • Tidak kuat untuk design / editing
  • Cepat ingin upgrade ulang

✅ Cara Menghindarinya:

Sesuaikan spesifikasi dengan kebutuhan:

  • Office & kuliah: minimal RAM 8GB, SSD 256GB
  • Design & editing: RAM 16GB, prosesor mumpuni
  • Coding: RAM besar + SSD cepat

5. Tidak Menanyakan Riwayat Pemakaian

❌ Kesalahan:

Tidak mengetahui apakah MacBook bekas pemakaian pribadi, ex-display, atau ex-kantor.

⚠️ Risikonya:

  • Mesin bekerja terlalu berat
  • Umur pakai lebih pendek

✅ Cara Menghindarinya:

  • Tanyakan asal unit
  • Pilih unit dengan pemakaian normal
  • Hindari unit bekas corporate tanpa pengecekan menyeluruh

6. Tidak Mendapat Garansi

❌ Kesalahan:

Membeli MacBook second tanpa garansi sama sekali.

⚠️ Risikonya:

  • Tidak ada perlindungan jika terjadi kerusakan
  • Kerugian penuh di pihak pembeli

✅ Cara Menghindarinya:

  • Pilih penjual yang memberikan garansi toko
  • Minimal garansi mesin
  • Pastikan ada after sales support

7. Membeli dari Penjual Perorangan Tanpa Pengecekan

❌ Kesalahan:

Transaksi langsung dengan individu tanpa sistem pengecekan profesional.

⚠️ Risikonya:

  • Tidak ada QC standar
  • Sulit klaim jika bermasalah
  • Risiko penipuan

✅ Cara Menghindarinya:

  • Unit sudah dicek hardware & software
  • Beli di toko MacBook second terpercaya
  • Ada proses quality control

👉 Pilih iSUPPLY.

Hubungi tim kami untuk konsultasi & rekomendasi unit terbaik sesuai budget dan kebutuhanmu.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *